Rabu, 07 November 2012

Reza fahlevi

Diposting oleh Unknown di 20.08
15 menit sebelum berangkat sempet-sempetin ng'blog ...

Barangkali harapan ini hanya semacam doa ,  yang memeluk kehampaan sebagai kamu. Tapi, biarlah sesekali waktu perlu mengajariku cara tercepat meninggalkan masa silam meski aku tak yakin kamu akan "hilang" begitu saja di masadepanku.

Kadang , setiap merindumu. aku menegarkan hati dengan merapal mantra "semoga" dan berharap mantra itu mujarab untuk mengembalikan "yang pergi" dan memulangkan "yang lupa". walaupun setiap mataku membuka kamu tetap "pergi" dan tetap "lupa kembali".

"tidak ada , tidak ada yang melebihi matamu"

Dijantung rinduku kamu adalah keabadian.
yang mengenalkan dan mengkekalkan kehilangan.


-fikhapratikta-

0 komentar:

Posting Komentar

Tolong tinggalin comment ya :)
upS tapi yang berisi komentar , kritik dan saran.
tidak mengandung sara .

 

Lukisan hujan Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos